Bukan Umat Lapar Broadcast & Posting Coppas

Mereka paham betul, jika arus aspirasi umat tidak bisa dibendung dan diredam, membelokkannya menjadi cara terbaik.

Saudara-saudara semua, mari kembalikan kepada kesadaran kita. Terlalu overload jk kita hanya menyerap info Broadcast & “coppas” (copy-paste) berita ini-itu, termasuk dari yang tak jelas sumber awalnya, apalagi kalau kita forward kembali ke orang lain.

Supaya tidak overload, pemikiran masing-masih sebaiknya direfleksikan, berikan saluran dalam bentuk tulisan. Menulis in syaa Allah akan menertibkan gagasan, mengikat ilmu. Dengan begitu umat ini punya harga diri dan tidak dibelokkan isu sana-sini.

“Orang lain” paham betul kelemahan sebagian orang muslim: belum selesai dengan nalar dirinya sendiri; belum bisa beranjak dari sekadar membudayakan membaca dengan tertib dan seksama; apalagi menulis dengan hujjahnya sendiri.

Mereka paham betul, jika arus aspirasi umat tidak bisa dibendung dan diredam, membelokkannya menjadi cara terbaik.

Misalnya, begini, kekaguman kita pada sang Panglima TNI saat ini jangan sampai mudah dibelokkan menjadi isu pencalonan beliau sebagai presiden dsb. Fokus saja dengan si penista agama beserta kinerjanya yg penuh paradoks kontraproduktif. Pun, jangan mencukupkan pada amunisi isu penistaan al-Quran saja. Lebarkan juga kritikan tajam atas kinerjanya sebagai kepala daerah. Jangan pula mudah diinisiasi ke arah pemakzulan Presiden Jokowi. Itu bisa menjadi bumerang sekaligus mengagalkan fokus kita.

… disematkan predikat “anjing kelaparan” yg melahap semua isu …

Jadi, menulislah. Berpikir dan tuangkan argumen lalu diskusikan dgn sejawat, adu dengan pihak lain agar bisa lebih matang teruji; untuk kemudian punya bekal dan beroleh kesempatan meyakinkan kalangan yg masih bersikap abu-abu. In syaa Allah.

Mudah-mudahan kita tidak menyia-siakan energi, pikiran, waktu, quota internet, dsb, hanya untuk membahas isi broadcast dan “coppas” berita lainnya. Mudah-mudahan kita semua di sini tidak termasuk yang layak disematkan predikat “anjing kelaparan” yg melahap semua isu dan mengunyah-kunyah apa saja. Tabik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s